Langsung ke konten utama

#2019 Perbaiki akhlak dan tingkatkan taqwa pada Allah


Khutbah Pertama:
إِنّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ
وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.
يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا
يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا بَعْدُ
فَأِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَدٍ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ، وَشَرَّ الْأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةِ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ



Kaum muslimin yang dirahmati Allah
Sudah menjadi fitrah manusia untuk selalu mensyukuri segala ni’mat” Allah ‘Azza Wajalla atas segala limpahan kasih sayang yang diberikannya pada kita semua, yang bila kita ingin mencoba tuk menghitungnya niscaya kita tak akan mampu melakukannya. Shalawat dan salam senantiasa selalu tercurah untuk nabiyullah Muhamad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Selanjutnya marilah kita senantiasa meningkatkan ketaqwaan kita pada Allah Ta’ala dengan ketaqwaan yang hakiki, yaitu menjalankan segala perintahnya dan menjauhi semua larangan-larangannya….
Kaum muslimin yang dirahmati Allah
Khutbah kita hari ini adalah “Perbaiki Iman dan Taqwa
Bila kita perhatikan keadaan saat ini, baik keadaan disekitar kita ataupun dimana saja berada keadaan umat ini sudah benar-benar sangat memperihatinkan, banyak dari kita yang mengaku sebagai umat Islam namun tidak mengerti apa itu Islam, banyak dari kita yang enggan dikatakan kufur tapi tidak mau melaksanakan perintah-perintah Allah dan Rasulnya, sungguh suatu pemandangan yang benar-benar memilukan, namun bila kita berikan opsi (pilihan) kepada, mau selamat atau mau binasa, maka jawabannya sudah pasti kita semua menginginkan selamat, dan pasti kita semuanya menginginkan surganya Allah. Namun mari kita bertanya pada diri kita masing-masing,  dapatkah keselamatan itu akan kita gapai tanpa usaha yang maksimal….??? Akankah kita mendapatkan keselamatan itu hanya dengan bebicara dan berkata ataupun hanya sekedar berdo’a “Ya Allah berilah kami keselamatan dunia dan akhirat”, tapi tanpa upaya-upaya yang mengedapankan segala ibadah-ibadah yang telah diamanatkan kepada kita untuk dilaksakan sebagaimana yang dikehendaki oleh Allah dan Rasulnya???
Kaum muslimin
Kita semua adalah manusia-manusia pendosa, kita adalah manusia-manusia pelaku dan pembuat dosa, kita adalah manusia-manusia yang berlumur dosa, dari ujung kaki sampai ujung rambut  adalah sebagai pembuat dosa, dari lisan, mata, telinga hingga sampai ke hati kita semuanya memproduksi dosa-dosa, baik yang kecil hingga yang besar dari yang Nampak sampai yang tersembunyi, dari yang kita ketahui hingga yang tidak kita ketahui, semuanya telah bertumpuk pada diri kita masing-masing. Dan hal ini apabila tidak segera kita sadari dan bertaubat serta memohon ampunan kepada Allah ‘Azza wajalla, maka niscaya dosa-dosa yang telah kita tumpuk bertahun-tahun lamanya inilah yang akan mengantarkan kita pada murka Allah dan hingga dilemparkannya kedalam Saqar.
Saqar itu adalah nama neraka khusus bagi orang-orang yang meninggalkan Shalat, tidak mau membayar zakat dan sedekah, sering berkata bathil dan dusta dan juga bagi orang-orang yang tidak percaya pada hari pembalasan/ hari akhir.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah
Nama-nama neraka itu ada tujuh pintu dan tiap-tiap pintu khusus untuk para pendosa-pendosa yang telah ditentukan Allah ‘Azza Wa Jalla hal ini terdapat dalam Alquran :
وَاِنَّ جَهَنَّمَ لَمُوْعِدُهُمْ اَجْمَعِيْنَ. لَهَا سَبْعَةُ اَبْوَابٍ, لِكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌمَّقْسُوْمٌ.
Artinya : “Dan sesungguhnya neraka jahanam itu benar-benar tempat bagi orang-orang yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut Setan) semuanya. Jahanam itu mempunyai tujuh pintu, tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan tertentu dari mereka”. (Al-Hijr : 43-44)
Kaum muslimin yang dirahmati Allah
Itulah Neraka, itulah seburuk-buruk tempat kembali, tempat penyiksaan yang abadi dan tak akan ada henti-hentinya selama-lamanya. Pintu-pintunya sudah disiapkan Allah bagi manusia-manusia yang kufur, yang engkar yang tidak mau taat kepada perintah-perintah Allah ‘Azza Wa Jalla. Oleh karena itu jangan kita anggap sepele perintah-perintah Allah, terutama perintah-perintah wajib, seperti Shalat, Zakat, puasa, menutup aurat dan perintah-perintah yang lainnya.
Kita sering menganggap reme masalah Shalat, padahal dosa meninggalkan Shalat lebih besar dan dahsyat dari daripada dosa melanggar larangan-larangan Allah, seperti judi, mabuk-mabuk, mencuri, merampok danlain sebagainya. Bahkan Dosa meninggalkan Shalat dapat berakibat tidak akan mendapat naungan dan pertolongan Alllah dunia akherat. Nabiyullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ تَرَكَ صَلاَةً مَكْتُوبَةً مُتَعَمِّداً فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُ ذِمَّةُ اللَّهِ

Artinya : “Barang siapa berani meninggalkan Shalat wajib dengan sengaja, maka janji Allah terlepas darinya (Allah tidak lagi memberi naungan padanya)”. (HR. Ahmad)
Kaum muslimin
Itulah sebagian kecil dari cuplikan Hadits Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi Wa Sallam tentang ancaman bagi yang meninggalkan Shalat dan masih banyak lagi hadits-hadits yang lain.
Namun yang perlu kita pertanyakan pada masing-masing kita sudahkah kita benar-benar menjalankan perintah-perintah Allah tersebut atau jangan-jangan kita hanya berpura-pura menjalankannya dan kalau memang kita belum menjalankan perintah-perintah Allah, kapankah kita akan menjalankanya, akankah kita menunggu malaikat maut mencabut nyawa kita baru kita ingin taubat, ingatlah wahai kaum muslimin waktu sakarat adalah waktu habisnya pintu taubat, tidak ada taubat bagi orang yang sudah sakratul maut. Maka untuk itu marilah kita berbenah diri, memperbaiki diri kita masing-masing, bagi yang sudah melaksanakannya mari kita evaluasi lagi niat kita dalam menjalankan ibadah kepada Allah ini, sudah benar atau belum, kalau belum mari segera kita perbaiki sesuai dengan yang disyari’atkan dalam agama ini. Bagi yang sudah mengetahui dan telah sedikit memahami tentang agama ini, namun belum sanggup ataupun belum mampu untuk melaksanakanya dan ataupun masih sering bolong-bolong dalam pelaksanaannya, maka segeralah laksanakan, kerjakanlah dan  kejarlah sebelum ajal datang menjemput, karena tidak satupun dari kita manusia ini yang mengetahui kapan kita akan mati dan dimana kita akan mati serta seperti apa kita mati nanti. dan bagi yang belum mengerti dan belum memahami atau bahkan belum mengetahui sama sekali tentang agama ini, marilah kita sama-sama belajar  dimasjid kita yang kita cintai ini. Bagi yang sudah sedikit mengerti memberikan ilmunya kepada yang belum mengerti atau memahami. Tidak ada kata –kata terlamabat untuk belajar dan tidak istilah malu dalam belajar, tapi malu dan takutlah bila kita benar-benar tidak paham tentang agama ini.
Kaum muslimin
Ingatlah sesungguhnya hidayah itu tidak akan datang dengan sendirinya, hidayah itu harus dijemput, harus dipelajari dan harus dikejar dan dicari. Ibarat sesorang berjalan dirimba belantara dimalam hari tanpa alas kaki, tanpa adanya pelita atau senter ataupun tanpa cahaya sama sekali, maka sudah dapat dipastikan bahwa orang itu akan tertusuk duri, tersandung akar dan bahkan mungkin akan diterkam oleh binatang buas dan lain sebagainya, maka agar dapat selamat dan keluar dari rimba belantara itu maka orang itu harus mencari senter atau pelita ataupun obor. Begitu juga kita manusia tanpa ilmu agama maka kita berada dalam kegelapan dan kebodohan, maka agar dapat keluar dari kegelapan dan kebodohan itu, maka kita harus belajar, belajar dan belajar. Karena sesungguhnya hidayah itu adalah Cahaya dan cahaya itu adalah kesabaran dan kesabaran itu adalah keimanan. Maka marilah kita raih hal itu agar kita dapat kemenangan diyaumil akhir nanti..  Dan yang paling penting diakhir tahun ini kami ingin menyampaikan pada kita semua. Ingatlah bahwa kita umat Islam itu adalah bersaudara, maka sebagai saudara sudah sepatutnyalah kita saling bimbing, saling asih, saling sapih, saling asa dan saling peringat memperingatkan serta saling nasehat menasehati. Saat ini kita bersatu dalam satu kerukunan keluarga, keluarga besar Kel. Ps Baru keluarga umat Islam Ps Baru. Namun nanti diyaumil akhir, kita tidak akan menjadi satu keluarga lagi apabila kita tidak Sama-sama menjalankan agama ini dan bahkan kita akan berbalik saling tuntut menunutut, yang tidak Shalat akan menuntut  yang sudah melaksanakan Shalat karena ia tidak mengajak dia Shalat, yang sedikit mempunyai pengetahuan akan dituntut yang tidak berpengetahuan karena tidak mengajarkan ilmunya. Bahkan dalam riwayat yang tidak mau membimbing atau mengajak tadi akan beralih menjadi penghuni neraka bila ia tak mau mendermakan ilmunya itu. Namun bila sudah sering kita peringatkan InsyaAllah tuntut menuntut tidak akan terjadi diyaumil akhir nanti.  Dan akhirnya mari kita masuki 2019 mendatang dengan lebih baik lagi, kalau saat ini diluar sana orang lagi Viral dengan tagar 2019 ganti presiden maka disini kami mengajak dengan Tagar yang lain yaitu #2019 kita perbaiki kualitas iman dan taqwa kita kepada Allah ‘Azza Wa jalla.
Inilah khutbah yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat dan semoga Allah akan selalu memberikan Taufik dan Hidayahnya kepada kita semua agar kita dapat memahami dan menjalankan agama ini dengan benar. Amiiiin YaRabbul‘Alamiin.
أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا، وَأَسْتَغْفِرُهُ العَظِيْمَ الجَلِيْلَ لِيْ وَلَكُمْ، وَلِجَمِيْعِ المُسْلِمِيْنَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ؛ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَحِيْمُ




Khutbah kedua


اَلْحَمْدُ لله حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا اَمَرَ. اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ اِلِمَنْ جَحَدَ وَ كَفَرَ. وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ وَ حَبِيْبُهُ وَ خَلِيْلُهُ سَيِّدُ الْإِنْسِ وَ الْبَشَرِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِهِ وَ اَصْحَابِهِ وَ رْغَامًا سَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا.
اَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ الله اِتَّقُوْا الله وَ اعْلَمُوْا اَنَّ الله يُحِبُّ مَكَارِمَ الْأُمُوْرِ وَ يَكْرَهُ سَفَاسِفَهَا يُحِبُّ مِنْ عِبَادِهِ اَنْ يَّكُوْنُوْا فِى تَكْمِيْلِ اِسْلَامِهِ وَ اِيْمَانِهِ وَ اِنَّهُ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْفَاسِقِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ وَ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى اَلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ وَ سَلَّمْتَ وَ بَارَكْتَ عَلَى اِبْرَاهِيْمَ وَ عَلَى اَلِ اِبْرَاهِيْمَ فِى الْعَالَمِيْنَ اِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ وَ الْمُسْلِمِيْنَ وَ الْمُسْلِمَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَ الْأَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَاتِ وَ قَاضِيَ الْحَاجَاتِ. اَللَّهُمَّ رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ اِذْهَدَيْتَنَا وَ هَبْلَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً اِنَّكَ اَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا لَا تَجْعَلْ فِى قُلُوْبَنَا غِلًّا لِلَّذِيْنَ اَمَنُوْا رَبَّنَا اِنَّكَ رَؤُوْفٌ رَّحِيْمٌ. رَبَّنَا هَبْلَنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَ ذُرِّيَّتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَ اجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا. رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ الله! اِنَّ الله يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَ الْإِحْسَانِ وَ اِيْتَاءِ ذِى الْقُرْبَى وَ يَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَ الْمُنْكَرِ وَ الْبَغْىِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَّكَّرُوْنَ فَاذْكُرُوْا الله الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَ اشْكُرُوْهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَ لَذِكْرُ اللهِ اَكْبَرُ وَ اللهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ .
By : M.Abdush Shaleh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masjid Nurul Amal

Mungkin untuk kebanyakan orang, terutama bagi orang-orang diluar sana ini bukanlah sebuah Masjid, tapi mungkin ini lebih layak disebut Mushalah ataupun Surau. Namun bagi kami warga sekitarsini,  ini adalah masjid yang cukup lumayan dan mungkin lebih dari sebuah masjid itu sendiri. Karena hanya inilah kemampuan kami dan warga yang ada disekitar kami. Masjid ini dibangun orang-orang tua kami sekitar 32 tahun yang lalu dan telah mengalami renovasi beberapa kali. Menurut orang tua kami  dulu masjid ini dibangun atas swadaya dan swadana masyarakat sekitar. Tongkat estafet harus diserahkan, generasi tua mesti tiada dan generasi muda adalah penerusnya, kehidupan ini memang semestinya demikian, yang tua mesti istirahat dan yang muda mesti jadi penggiat, dahulu kita adalah muda dan sekarang kita adalah pengganti orang-orang tua kita, maka kitalah orang tua itu sekarang. Dahulu tempat ibadah kita sudah baik, Masjid dijadikan tempat ibadah dan menuntut ilmu ...

Mengenal waktu-waktu Shalat

بِسْـــــمِ اللهِ الرَحْمَنِ الرَّحِيْمِ Segala puji bagi Allah, Rabb Alam semesta, Shalawat dan Sallam untuk nabi Muhamad Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam Kaum muslimin sepakat bahwa Shalat lima waktu harus dikerjakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, ini sudah ditentukan Allah Ta'ala dalam Al-Quran  : إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا Artinya : "Sesungguhnya Shalat itu adalah Fardlu/wajib yang ditentukan waktunya bagi orang-orang beriman". (QS. An-Nisa :103 ) Berikut ini penjelasan tentang waktu-waktu Shalat. Shalat Zhuhur Secara bahasa Zhuhur adalah waktu Zawal yaitu waktu tergelincirnya matahari (waktu matahari bergeser ditengah-tengah langit) menuju arah tenggelamnya (barat).  Shalat Zhuhur sering juga disebut para ulama dengan Shalat Al Uulaa  ( الأُوْلَى )  karena  Shalat yang pertama kali dikerjakan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wassallam bersama Jibril 'Alaihis Shalam. dan disebut juga Shal...

Rukun Iman dan Hakikatnya

Khutbah Pertama: إِنّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن . يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ يَاأَيّهَا النَاسُ اتّقُوْا رَبّكُمُ الّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَاءً وَاتّقُوا اللهَ الَذِي تَسَاءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا، أَمّا ب...